Home » » 3 Hal Yang Diharapkan Terjadi di Santlo di Hari Minggu

3 Hal Yang Diharapkan Terjadi di Santlo di Hari Minggu

Pantai Santolo adalah pantai harapan. Yang membuat mimpi menjadi kenyataan. Dan memang sebenarnya tidak begitu juga karena yang membuat semua menjadi nyata adalah Allah subhanahu wa ta'ala.

Hari Minggu merupakan hari terbaik masyarakat Indonesia untuk pergi berwisata. Sejumlah tempat baik dekat maupun jauh yang dinilai menarik dan menyenangkan untuk menikmati liburan pasti didatangi.

Banyak yang datang ke Pantai Santolo. Meskipun cuaca akhir-akhir ini sedang kurang bersahabat namun tetap saja minat pengunjung selalu ada meskipun berkurang drastis. Bahkan yang aneh adalah saat cuaca sedang tidak bagus malah banyak yang datang karena penasaran ingin melihat.

3 Hal Yang Diharapkan Terjadi di Santlo di Hari Minggu
Pantai Santolo yang Membuat Santai dan Slow di Pulau . . . Nyeberang ke pulaunya, mantap


Makanya bagi kalangan traveller atau wisatawan paling tidak ada 3 hal yang mereka harapkan saat bermain ke Santolo. Secara singkat dapat dihimpun dalam kalimat CUACA BAGUS. Adapun pecahan dari ini bisa menjadi banyak, misalnya;

Cuaca Cerah

Ini adalah harapan yang pertama. Bila langit tidak mendung berarti ada kemugkinan di Santolo tidak akan ada hujan. Cuaca seperti ini tentu sangat mendukung untuk aktivitas menarik di Santolo. Contohnya seperti berfoto dengan latar belakang pantai.


Tidak Terlalu Banyak Angin

Cuaca yang cerah belum tentu bagus bila kecepatan anginnya tinggi. Meskipun biasanya kalau cuaca sedang anteng angin pun bertiup sepoi-sepoi saja bagaikan angin Mamiri di Makasar sana yang hanya membuat jambul menari lembut.

Ombak Bagus

Ini lanjutan dari yang pertama dan yang kedua. Biasanya kalau anginnya bagus ombak juga bagus.

Selanjutnya silahkan tuliskan harapan terbaik sahabat saat berkunjung ke Pantai Santolo yang Indah. Kejadian alam berada di tangan Tuhan yang maha kuasa. Prakiraan dan harapan manusia hanya sebatas penetahuan yang dimilikinya. Namun Ilmu Allah lebih luas dari itu. Mari menaati-Nya.

0 comments:

Posting Komentar