Home » » Sampai Bulan Apa Hari Cerah di Pantai Santolo

Sampai Bulan Apa Hari Cerah di Pantai Santolo

Hari cerah di Pantai Santolo Garut menyinari setiap sisi pantai dengan merata. Bagi orang-orang dekat pantai cuaca cerah seperti ini adalah kesempatan untuk menikmati anugerah pantai yang indah ini.

Di minggu pagi yang cerah pantai terlihat semarak dengan anak-anak yang pada lari. Tidak ketinggalan pula orang dewasa yang meramaikan suasana.

Bila mentari sudah agak tinggi para pengunjung mulai datang membawa rombongan. Ada yang naik motor, mobil bak terbuka, sepeda, dan ada juga yang sengaja berjalan kaki.


Tidak ketinggalan pula orang-orang yang mencari penghasilan di laut, siapa lagi kalau bukan para nelayan, tengkulak, juragan kapal, pekerja Tempat Pelelangan ikan.

Saat cuaca cerah seperti Bulan Oktober sekarang ini selalu ada ikan musiman yang meramaikan dunia perikanan laut di Santolo. Belum lama ini para nelayan Jaring Ampar mendapatkan untung dengan melimpahnya hasil tangkapan berupa ikan Kada. Ikan ini bertekstur lembut, ukuran antara 5 ons sampai 1 kg, rasanya enak apalagi bila dipepes.

Selain ikan Kada ada juga ikan Layur. Bentknya panjang dan pipih memiliki gigi gergaji yang tajam. Bulan September dan Oktober kali ini ikan ini kembali muncul. Mengolah ikan Layur cukup mudah, bisa digoreng, dibakar, dikukus, di asin, dsb.

Cara memasak ikan Layur paling pavorit adalah dibakar. Ya benar bila dibakar rasanya sangat enak dan juga harumnya luar biasa.

Oh ya satu lagi, penulis sangat suka Layur yang dibanih. Apa ini? Maksudnya Ikan Layur diiris dagingnya hingga panjang-panjang, bisa diasinin, bisa juga digulain. Penulis paling suka yang didendeng, dan bila masih basa bisa dibuat Pepes Banih, rasanya tentu muantabbh!

Selain itu, ada juga Ruuh atau Rarong. Ini sejenis anak-anak udang yang akan muncul saat musim kemarau dengan puncak cuaca dinginnya. Ini enak, bisa dibikin ebi, atau pavorit penulis dibikin terasi Rarong. Wah rasanya beda dengan terasi-terasi di warung-warung. Yang ini tentu lebih berasa nikmatnya.

Bagi pecinta mancing ikan di karang-karang pantai inilah saatnya anda beraksi. Siang hari atau malam hari tidak ada bedanya. Yang paling seru tentu malam hari. Setelah Isya anda mulai beraksi. Segera rasakan sensasi kaget plus bahagia saat tarikan ikan membawa pelampung kail anda ... seeeeer ennnudd nud nuuuuuud.

Bulan Kemarau Tahun Ini

Tahun ini termasuk yang memiliki kemarau paling lama. Dimulai sejak Maret dan sekarang saat tulisan ini diposting masih kemarau pula. Maka dari itu, selain cuaca cerah di Santolo juga terjadi cuaca dingin.

Sesaat setelah Dzuhur tiba udar di seputaran Santolo akan berubah menjadi dingin dan puncaknya saat menjelang Shubuh. Maka bagi para pengunjung yang akan menginap maka siap-siap saja. Pilihlah Penginapan yang menyediakan selimut tebal.

Bila anda akan tidur dengan tenda sendiri sebaiknya anda membawa selimut yang tebal bila tidak mau kedinginan. Atau ada trik jitu dari admin blog ini untuk menghindari udara dingin yang menusuk tulang sulbi kita. Caranya mudah, anda cukup menggali lobang di hamparan pasir atau di dalam tenda anda, dan lalu anda tidur di dalam lobang itu, kami jamin anda tidak akan kedinginan. Silahkan dicoba.

Selain dingin, saat kemarau di daerah Santolo adalah saat terjadinya angin kencang. Kekencangan angin sanggup berhembus dengan cepat hingga motor yang melaju melawan arus angin akan terasa berat. Maka hati-hatilah. Dengan kondisi seperti ini tentu jalan yang berdebu akan menimbulkan kesulitan bagi para pengendara.

Oh ya, kemarau identik dengan kering, maka dari itu siap-siap saja untuk merasakan dampaknya. Meskipun di atas sana langit cerah namun area di sekitarnya menjadi sangat kering, pohon-pohon daunnya berjatuhan, area pesawahan kering tidak berair dan tanahnya pecah-pecah.

Ini berarti berpengaruh pada jumlah ketersediaan air minum dan irigasi. Kita harus hemat air. Air minum yang menjadi kebutuhan primer kita harus disiapkan benar-benar. Di Area Pantai harganya akan menjadi mahal.

Oh ya satu lagi, karena udara kering otomatis daun-daun bahkan kayu banyak yang kering. Ini sangat mudah terbakar. Bila ada pemicu langsung saja membara dan melahap habis semua yang ada. Sedangkan air pun tidak ada, maka hati-hatilah.

Hingga November Katanya!

Ada yang nanya sampai kapan sih kemarau ini. Kok lama banget yah. Pada saya sudah istighfar dan shalat istisqa. Tapi kenapa yah ujan masih belum mau turun. Begitu katanya.

Sebenarnya beberapa hari kemarin ada mendung-mendung gitu. Dan di daerah lain memang sudah ada yang dikasih hujan. Menurut perkiraan admin blog ini, sepertinya tidak akan lama lagi di Santolo akan hujan.

Berapa lama lagi? Jelasnya hanya Allah yang tau. Kan menurunkan hujan itu haknya Allah. Hanya ini perkiraan saja bahwa Bulan November akan banyak hujan tercurah di Santolo.

Maka dari hal tersebut bagi yang mau datang ke Santolo sebaiknya sekarang-sekarang saja. Sebenarnya kapan saja boleh, cuman saran saya kalau saat hari cerah akan banyak hal yang bisa dinikmati di Santolo.

Selamat jumpa di Santolo

0 comments:

Posting Komentar