Home » » Merasa Pikiran Penat dan Jenuh, Coba Berkunjung Ke Santolo

Merasa Pikiran Penat dan Jenuh, Coba Berkunjung Ke Santolo

Berangkat dari perbincangan dengan salah seorang pemerhati Pendidikan tulisan ini berawal. Akhir-akhir ini ada satu klausa dalam hipotesa nol dari kawan-kawan pecinta pendidikan. Salah satunya tentang banyaknya kenakalan yang kelewat batas yang terjadi pada anak-anak khususnya usia SLTA.

Salah jawaban mengapa mereka bersikup begitu adalah "mungkin mereka jenuh". Jawaban ini bila di dalami tentu sangat logis artinya rasional, nyambung, dan masuk akal. Rasional karena memang ini jawaban hasil olah pikir yang menggunakan premis dan kesimpulan.

Kita tahu anak SLTA masuk kelas mulai pukul 07 teng artinya harus tepat. Bila tidak sobat tahu sendiri, mereka kan sangat alergi dengan yang namanya nasihat apalagi ceramah. Ingat jiwa-jiwa muda adalah jiwa yang paling ingin orang lain yang mengerti dirinya, namun sebaliknya tidak.


Itu mereka lakukan setiap hari hingga hari sabtu. Menurut teori psikologis termutakhir menyebutkan bahwa 'bila kita melakukan suatu pekerjaan yang itu-itu saja dalam waktu yang sama dan dengan ritme yang sama, maka kita akan dilanda badai kejenuhan dan kebosanan."

Teori di atas seluruhnya benar dan tidak salah sedikit pun. Sesekali pasti orang harus ada istirahatnya. Di sekolah kan ada jam istirahat? Benar, namun itu belum cukup.

Dalam dunia leasure dan pleasure (duuuh sorry gak jelas englishnya), selalu ada istilah tantang diri anda untuk sesekali melakukan kegiatan yang memicu adrealin anda, dan buatlah diri anda mencapai batas kesenangan, kenikmatan, dan kebahagiaan. Setelah itu anda akan membawa kenangan indah itu dan akan merasa seperti lahir kembali menjadi manusia baru dengan semangat baru pula. Mantap kan kaya orang orang di TV sana ngemengnya ... hehe

Mengapa Santolo

Yang jelas saya suka bgt sama Santolo. Yang pertama dekat dari rumah. Cuma 2 jam sudah nyampe di sana dan nongkrong di sana. Indahnya panorama alam saat menuju Santolo dijamin akan memuaskan diri anda.

Saya sendiri berkali-kali harus turun dari kuda Jepang kesayangan untuk take pictures (dugggh inggris lagi ... ). Ya suerr !! Pemandangannya cantix bgt deh. Bukit-bukit dan pantai terlihat sangat memukai imajinasi. Tak salah bila sepanjang jalan diiringi nyanyian ceria, seperti lagu Cintaku bukanlah cinta biasa punya Afgan Syah Reza. Cakep deh ...

Datang ke santolo jangan cuma bengong melihat kemolekannya. Ceburkan seluruh badan di lautnya yang tenag. rasakan sensasinya. Konon katanya di sini Iwan Fals merangkai lirik lagu "Kemesran" yang endang gurindang itu (gosip apa nih, beneran gak yah ...).

Ya ayo berenang api hati-hati juga, ada dua pantai yang berbeda karakterr. Pantai yang berombak besar dan ada yang hanya beriak lambat saja bagaikan Situ Patenggang di Ciwidey.

Susuri seluruh sudut pantai dan nikmati kulinernya. Yang menarik di pantai tentu bakar ikan. Aneka ikan segar bisa sobat nikmati di sini. Soal harga tentu bervariatif tergantung jenis ikan yang sobat pesan. Kisaran harganya berada pada Rp 70.000 untuk ukuran ikan sedang.

Yang lebih menantang tentu sobat bisa memancing ikan sendiri. Di sekitar karang-karang besar dan dari atas dermaga sobat bisa melempar umpan dan tinggal duduk menunggu ikan menyambar kail. Rasa bahagia dan serasa menjadi manusia yang bisa diandalkan, hehehe bila sobat dapat ikan. Siapkan kail yang banyak sebab di karang bukan seperti mancing ikan di kolam, kail sobat akan tikakarait ke karang, hehe ... yup.

Udah deh segera kunjungi Santolo sebelum musim penghujan tiba. Waktunya kapan lagi selain sekarang. Udah dulu yah, wasssalam ...

0 comments:

Posting Komentar