Home » » Cara Booking Penginapan di Pantai Santolo

Cara Booking Penginapan di Pantai Santolo

.... Nenek moyangku seorang pelaut" Itu sebaris dari potongan syair anak-anak masa dahulu. Ini bercerita tentang kebanggaan kita sebagai putera bangsa yang memilki nenek moyang sebagi orang hebat di lautan. Orang Indonesia memang harus akrab dengan laut. Orang Indonesia harus berani dan bisa memelihara kekayaan lau. Orang Indonesia harus berani mengarungi laut.

Pernah gak dengar cerita orang Bugis atau Makasar yang bisa melaut sampai bertahun-tahun hingga memasuki daratan benua lain. Jarak dekatnya orang-orang Erofa yang sampai ke nusantara mengarungi samudera yang seakan tidak bertepi. Melaut arinya waspada. Melaut artinya bersahabat dengannya.


Cerita-cerita petualangan para pelaut akan kita dapatkan sesaat setelah kita berbincang dengan orang pantai sebagai masyarakat pesisir yang akrab dengan ganasnya samudera. Cerita mengalir menyentuh saraf-saraf hati membangkitkan optimisme dan arapan serta semburat keindahan dalam setiaf lafaz dan bait tutur tutur kata yang sarat dengan makna.

Ketika berkunjung ke Santolo, saya banyak berbincang dengan para nelayan yang bertubuh kekar dan cekatan serta bersahaja. Tawa dan senyum serta kelakar dan banyolan mengalir natural keluar dari sela-sela lisan mereka. Kita akan lebih banyak mendapatkan cerita bila kita sejenak bermlam dekat dengan hunian mereka.

Baris-baris di atas saya hadirkan sebagai pembuka. Anda sudah tahu maksud saya? kalau belum akan sedikit saya jelaskan. Tentang pemesanan atau bahasa keren dalam bidang hospitality itu reservasi atau booking penginapan di Pantai Santolo, cara yang paling menyenagkan adalah datang langsung ke tempatnya.

Kita arus sedikit tahu tentang kondisi dan gaya berfikir orang-orang pantai yang sangat pragmatis dan cepat. Mereka akan cepat mengambil peluang di depan mata. Dengan ini Booking jauh-jauh hari disarankan, namun anda perlu mengerti bahewa jumlah penginapan sangat terbatas terutama pada hari-hari libur panjang. Maka kita harus merelakan bila ada ongkos tambahan dari perkiraan tarif awal. Karena itu berhubungan dengan hukum ekonomi yang ada.

Dengan ini bila kita salah faham maka kita akan mendapatkan sedikit kesulitan. Orang pantai sangat tidak tegaan. Mereka penolong dan meski ada bau-bau bisnis dalam hal ini namun sebenarnya itu sebentuk dari falsafah hidup mereka yang lebih baik hidup atu tidur berhimpitan dari pada membiarkan saudara tidur kehujanan.

OK lansung datang dan bila kehabisan gelar tenda yang besar ....

0 comments:

Posting Komentar